Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Komisi XII DPR RI Sidak SPBU Pertamina dan Shell 
Advertisement . Scroll to see content

Polemik Pelantikan Rocky Candra, Nasroel Yasier : Rocky Asset Muhammadiyah, yang Kalah Legowo

Rabu, 08 Mei 2024 | 19:14 WIB
  • author Alpadli Monas
Polemik Pelantikan Rocky Candra, Nasroel Yasier : Rocky Asset Muhammadiyah, yang Kalah Legowo
Rocky Candra(kiri) bersama Nasroel Yasier (kanan). Foto: Istimewa

JAMBI, iNewsJambi.id - Polemik pelantikan Rocky Candra sebagai anggota DPR RI terpilih, ditanggapi langsung oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jambi Bidang Politik dan Kebijakan Publik Muhammadiyah  Nasroel Yasier. 

Menurut Nasroel Yasier, siapapun anggota dewan terpilih sudah seharusnya dilantik karena dia membawa amanah suara rakyat. 

"Ya di mana pun Pilkada atau pileg, siapa yang menang ya dilantik ndak bisa tidak dilantik," ungkap Datuk - sapaan akrab Nasroel Yasier - kepada media, Rabu (8/5/2024). 

Selain itu, Datuk juga menegaskan bahwa Rocky Chandra merupakan salah satu aset Muhammadiyah Jambi. Sebab Rocky termasuk anggota Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Karena itu, Ia merasa prihatin ketika Rocky Candra menjadi korban "black campaign"  gerakan penghalangan pelantikan Rocky sebagai anggota DPR RI terpilih. 

Soal dugaan gerakan black campaign itu dilakukan oleh Sutan Adil Hendra (SAH), ditanggapi bijaksana oleh Datuk Nasroel Yasier. 

" Rocky Candra itu asset Muhammadiyah begitu juga SAH, kalau SAH anggots BPH Universitas Muhammadiyah Jambi," jelas Datuk. 

Oleh itu, ia mengingatkan kepada yang kalah untuk legowo dan yang menang merangkul yang kalah. 

"Kan sama-sama anggota Muhammadiyah juga sama-sama satu partai, Gerindra, saran saya akur-akur saja lah karena pileg sudah selesai, " tandas Datuk Nasroel Yasier. (nas)

Editor: Monas Junior

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut