Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SIM Seumur Hidup Berlaku, Segini Prediksi Kerugian Negara
Advertisement . Scroll to see content

2 Oknum Polisi Pasangan Suami Istri Gelapkan Rp3 Miliar Uang PNBP, Dipakai Buat Investasi Online

Kamis, 12 Mei 2022 | 14:06 WIB
  • author Heri Purnomo
2 Oknum Polisi Pasangan Suami Istri Gelapkan Rp3 Miliar Uang PNBP, Dipakai Buat Investasi Online
2 oknum polisi yakni Bripka Etana Fany Jatnika dan Briptu Eka Mariyani yang juga sebagai pasangan suami istri ditahan karena diduga menggelapkan uang PNBP. (Foto: Heri Purnomo)

BLORA, iNews.id - 2 oknum polisi yakni Bripka Etana Fany Jatnika dan Briptu Eka Mariyani yang juga sebagai pasangan suami istri ditahan karena diduga menggelapkan uang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polres Blora hingga Rp3 miliar

Dana itu ditilep di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Blora. Kedua oknum polisi yang berdinas di Polres Blora itu menyelewengkan dana PNPB karena tergiur investasi online Paypal. 

"Uang itu tidak disetorkan, ternyata malah digunakan untuk investasi online Paypal pada kurun waktu Juli sampai Desember 2021," kata Kasi Intel Kejari Blora Jatmiko dikutip Kamis (12/5/2022). 

Jatmiko mengungkapkan, Kejari Blora telah menerima penyerahan kedua tersangka dan barang bukti dari Polres Blora pada Rabu (11/5/2022). 

"Dalam hal ini atas nama tersangka Eka Mariyani dan Etana Fany Jatnika dalam perkara dugaan tindak pidana penyelewengan PNBP Polres Blora sejak tahun 2021," paparnya. 

Dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan keduanya terbongkar saat uang yang disetorkan hanya berjumlah Rp14 miliar. Padahal seharusnya dalam setahun, setoran uang yang masuk ke PNBP berjumlah Rp17 miliar. 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut